Tampilkan postingan dengan label Morning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Morning. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Desember 2013
Dawai Rindu
Mata belum cukup istirahat,
Hati masih dibasahi guyuran hujan rindu semalam
Pagi datang begitu mendadak
Suara kidung malaikat bersaut-sautan
Bergema bersama rindu yang kian menderu
Daun-daun kering berjatuhan
Beguguran bersama serpihan rindu yang berceceran
Bila mana pagi adalah permulaan hari
Aku ingin melangkahkan kakiku
Perlahan namun pasti menuju ke arah hatimu
Ketika embun pagi mulai membasahi permukaan daun,
Disitu ada perasaan cintaku yang mulai membasahi permukaan hatimu
Kenangan selalu datang lebih awal dari pagi yang meninggi.
Tak lebih baik dari mengaduk kopi untuk sepiku sendiri
Pagi ialah tentang selarik sajak, aroma kopi
dan untaian senyummu yang melarut hingga tenggelam di dasar cangkirku
Kelak, di musim hujan berikut, akan kupetik buah rindu untukmu.
Kita nikmati embun, bersama secangkir kopi hangatnya cinta
Olehnya itu menarilah bersama dalam ikatan niscaya
Biar masing-masing jiwa raga kita
Bersama menghayati artinya kerinduan
Seperti dawai gitar bergetar dalam lagu.
Written by @oldryronald
Minggu, 05 Mei 2013
The Beginning
May 2, 2013
Here, the story goes!
Setelah pagi dan hangatnya mentari yang selalu setia pada sang waktu dan alunan classic music yang menyejukan hati, dengan penuh harapan dan sisa-sisa rindu semalam yang belum tersampaikan, ku seruput kopi dan ku hirup napas dalam-dalam, sedalam arti sebuah pertemuan, ku santunkan rasa syukur ku pada Sang Pencipta alam semesta sembari menikmati embun pagi yang bersahaja.
Pagi adalah awal yang baik sebagai persiapan untuk bertempur melawan hari-hari yang penuh tanda tanya dan semua yang aku butuhkan adalah semangat yang baru yang penuh dengan keteguhan hati yang utuh.
Pukul 09:45
Pagi itu, saya sudah berada di kampus dan sama seperti biasanya, saya jarang terlambat dan semua itu bukan semata karena mau menyenangka hati dosen tapi saya merasa sangat bertanggu jawab terhadap integritas sata pada sang waktu. Tampaknya belum banyak dari teman saya yang sudah berada di kampus saat itu, dan saya pun sendiri mulai bertanya dalam hati, kemana anak-anak yang lain dan kenapa belum kunjung datang, sementara waktunya tinggal sebentar lagi sebelum perkuliahan dimulai, tiba-tiba ada seorang teman saya menghampiri dan berkata kalau perkuliahan hari ini kosong, tentunya rasa skeptis yang berlabihan muncul dan menanyakan kebenaran atas berita tersebut, sebab nemurut pengalaman terkadang itu hanyalah hoax bahkan lelucon konyol belaka.
Saya tak berpikir panjang lebar lagi, kaki ku tanpa diperintah mulai menapak dan berjalan dengan tergesah-gesah seakan sedang dikejar setan.
Tibalah saya di ruangan akademik dan tanpa basa-basi dengan hal yang sudah basi saya langsung menanyakan kebenaran berita tersebut dan dengan nada lembut nan tegas sang kepala akademik pun menjawab kalau perkuliahan hari ini kosong dan akan diganti ke hari Sabtu.
Well, ternyata kali ini saya sedang tidak dibohongi, kemudian saya lalu berjalan menuju ke sebuah ruangan dan itu adalah salah satu ruangan yang tenang dan sangat cozy buat cooling down a.k.a ngadem, kesejukan AC ruangan itu membuat hati yang sempat kecewa dengan masalah barusan menjadi sedikit lebih tenang.
Aku duduk disebuah kursi yang berada sangat pojok dari ruangan itu dan bisa dipastikan jauh dari keramaian dan keheboan yang tidak penting. Ku keluarkan mp3 mini player ku dan ku dendangkan classic jazz songs sambil larut dalam keseriusan melanjutkan novel bacaan yang aku bawa, tidak ada yang menggangu dan begitu tenang dari biasanya.
Time flies so faster dan tanpa sadar sudah hampir pukul 12, ini berarti saya harus segera bergegas untuk meninggalkan ruangan itu, rasanya sedikit kecewa, tapi tak apalah sebab perkuliahan selanjutnya adalah dari salah satu dosen favorite ku. Listening Comprehension, itulah nama matakuliahnya. Selain dosen nya yang asik dan berwawasan luar serta humoris dan terkadang bikin ngakak parah tingkat dewa-dewi Yunani (lebay) juga dengan matakuliah ini dapat membuka cakrawala berpikir dan tentunya sangat memperkaya pengetahuan saya, inilah salah satu alasan kenapa saya jarang sekali bolos dalam perkuliahan ini.
Pukul: 13:45
Setelah perkuliahan hari itu berakhir, rasanya begitu lemah, letih lesuh dan lunglai dan ada segelintir kejenuhan yang merambat dari otak sampai ke hati, aku berjalan perlahan meninggalkan ruangan perkuliahan persis setelah selesai menandatangai presensi hari itu.
Dalam perjalanan ku menuju ke gedung pusat kampus, dari kejauhan radius kurang dari 200 meter kulihat seseorang yang sedang duduk dalam kerumuman, persis di Lobby kampus. This is the beginning of my today's life story!!
Memandangnya dari kejauhan seakan membuat semua rasa capek dan bosan ku hilang dalam sekejap, dia tersenyum dari kejauhan dengan senyuman yang mengandung ribuan arti yang tak bisa ku jelaskan, aku tampak begitu terpesona dan sedikit kikuk ketika pandangan nya tertuju pada ku, aku hampir kehilangan kendali dengan tatapan matanya yang begitu dalam hingga menembus setiap ruang-ruang rasa yang sangat dalam dan tak terbaca, sembari menekur dan berusaha menutupi apa yang sedang ku rasakan saat itu, beribu kali ku coba untuk tidak melihat nya, seakan terjadi perang batin antara rasa gembira dan gengsi.
Getaran yang ku rasakan begitu kuat sampai aku tak sanggup lagi berkata-kata, ku terus berjalan menuju ke arah nya mengikuti kata hati yang telah memang atas rasa gengsi di hati.
Aku lalu berjalan menuju nya dengan sedikit keragu-raguan dan sedikit rasa cuek yang tak penting, setelah bertemu dengan nya, aku lalu menyapanya dengan nada halus dan lembut dan dengan sedikit gengsi tentunya.
Sapaan ku membuatnya sedikit tersenyum sebelum akhirnya kita bersalaman dan saling bertukar percakapan yang ringan tapi penuh dengan daya tarik yang kuat. Aku larut dalam percakapan dengan nya saling mengisi kekosongan akan kehausan rasa ingin tau yang mendalam.
Dia lalu mengajak ku ke depan kampus menemani nya makan siang dan tentu saja aku tidak mungkin menolak tawaran yang berharga ini, kami berdua berjalan menuju warung di depan kampus dengan masih terus saling bertukar obrolan yang kian menarik, persaan ku saat itu begitu bagaikan sulit bernapas dan rasa bahagia yang tak terkata ada di sana. Setelah sampai di warung, dia langsung memesan makanan dan aku hanya memesan secangkir kopi, saat itu aku tak sedang lapar, mungkin salah satu nya karena telah terpusakan oleh obrolan yang begitu menarik.
Kami melanjutkan percakapan.... Yang paling menarik dari percakapan saat itu adalah dia menerima dan meresponi tawaran ku dengan penuh antusias sebelum akhirnya kita saling bertukar nomor HP.
Terkadang aku bersyukur pada sang waktu untuk kesampatan yang tepat, aku rela bila hanya berdua dengan nya meskipun dimana saja, tidak soal perbedaan dan persamaan yang kami miliki namun semuanya karena kenyamanan semata, hati kecil ku mengatakan kalau dia bisa merasa sedikit nyaman berada di sisi ku dan aku juga sangat nyaman berada di samping nya.
Percakapan kami berdua bagaikan air yang mengalir dari hulu ke hilir, begitu lancar dan nyambung.
Jika hari itu ku percaya sang waktu selalu menyediakan waktu yang tepat, aku juga percaya akan ada kesempatan yang lebih baik lagi bila nanti nya bertemu dan berduaan dengan nya dikemudian hari.
Terima kasih untuk traktiran secangkir kopi, secangkir kehangatan dan percakapan yang begitu berarti.
Written by: Oldry Ronald
Rabu, 06 Februari 2013
Segelintir rindu dipagi buta
Malam begitu singkat
Secangkir kopi perlahan mendingin
Kau yang selalu ku ingat
Dimanakah diri mu saat aku merasa dingin?
Tetesan embun pagi bersahaja
Suasana hati yang masih terus sama
Selalu teringat wajah mu yang manja
Ketika kita sempat bertukar hastrat bersama
Dalam keheningan dipagi buta
Sulit rasanya hati berdamai
Ada segelintir rindu yang membabi buta
Yang begitu dalam dan kian melukai
- Oldry Ronald
February 3, 2013 - di bawah kaki Merapi
Hello February
Friday- February 1, 2013
Setelah semalam capek banget penuh keringat dan begitu semrawut sehabis pulang kerja saya memutuskan untuk langsung mandi, meskipun jarang sekali saya mandi malam, setelah mandi saya menyempatkan sedikit waktu buat membaca sebuah atikel dan tak lama setelah itu lansung tiba-tiba tertidur, efek kecapekan kali yah...
Tidur paling awal dan bangun yang paling awal pula, dan kali ini masalah perut yang masih belom terisi..
pagi-pagi laper itu sudah seperti berlangganan aja, setiap pagi pasti laper -_-'
Sambil otak-atik hp tiba-tiba liat tanggal dan ternyata hari ini udah tanggal 1 aja...
Wah Januari berlalu begitu cepat, begitu tak terasa sudah masuk Februari.
Begitu banyak masalah hidup akhir-akhir ini tapi semuanya bisa saya handle saja dengan sabar dan senyum, meskipun terkadang senyuman penuh paksaan tapi tak apalah yang penting tersenyum :)
Memasuki bulan baru dan perkuliahan semester genap yang baru pula, semoga semua berjalan dengan baik ya TUHAN! seperti hasil semester kemarin bisa dapet IP yang bagus dan tidak ada nilai C AMEN!!
Hello February!!
It's the first day of the month
I'm feeling happy and contented
I'm feeling alive and kicking
I can breath easily
I am everything alright!
Thank You LORD GOD for every little and great things!
I'm blessed overwhelmed :)
Rabu, 30 Januari 2013
Last day of the first month of the year.
I spend the first half hour of every morning killing myself with cigarettes and coffee
only to spent the rest of the day trying to feel like I’m not dying.
This is what we do.
Build something up and then knock it down.
Write half a poem and then crumple the paper.
Repeat until you’re surrounded by overflowing garbage cans
and clutter the cats will bat around the room.
Create a life for yourself and then change directions.
Leave the state.
Move in with someone that doesn’t love you.
Compartmentalize.
Pretend that works until you move back.
Pivot, change directions again.
Build another life.
Change cars and phones and hairstyles.
Stop running;
Gain weight.
Become a different person:
Build something new,
Continue smoking,
Have another cup of coffee,
Set goals,
Immediately ignore them.
Become the thing you hate.
Accept that loathing into your life;
Hold it dear because nothing else is that close to you.
Build up walls.
Develop a hard outer shell.
Buy another pack.
Wheeze through your days,
caffeinated and dehydrated,
until someone comes along
to shock you with the realization
that sometimes destruction
is its own form of creation.
You have to break down to the foundation
to properly build anything lasting,
more permanent.
Something you don’t have the capacity
to walk away from.
Stub out that cigarette.
Breathe in your new surroundings and finally agree to stay.
Jumat, 16 November 2012
Begin Again
Selamat pagi! whoooooa! betapa adem nya pagi ini, sembari menyedu secangkir kopi untuk menghangatkan tubuh dari dingin nya pagi ini, saya mau menceritakan dulu sedikit mengenai lagu nya Taylor Swift, I not really a fanatic fan of her but I swear that she is one of the best country singer I ever listen to!
Lagu nya dalem banget terutama lagu Begin Again ini, I swear that I'm going to cover this song soon, I really love this song, its lyric is so amazing and also the instrument! OMG! I just don't know how to describe it!
BEGIN AGAIN - TAYLOR SWIFT
Took a deep breath in the mirror
He didn't like it when I wore high heels
But I do
Turn the lock and put my headphones on
He always said he didn't get this song
But I do, I do
Walked in expecting you'd be late
But you got here early and you stand and wave
I walk to you
You pull my chair out and help me in
And you don't know how nice that is
But I do
And you throw your head back laughing
Like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny cause
He never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does
Is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe
I watched it begin again
You said you never met one girl who
Had as many James Taylor records as you
But I do
We tell stories and you don't know why
I'm coming off a little shy
But I do
And you throw your head back laughing
Like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny cause
He never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does
Is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe
I watched it begin again
And we walked down the block, to my car
And I almost brought him up
But you start to talk about the movies
That your family watches every single Christmas
And I want to talk about that
And for the first time
What's past is past
And you throw your head back laughing
Like a little kid
I think it's strange that you think I'm funny cause
He never did
I've been spending the last 8 months
Thinking all love ever does
Is break and burn and end
But on a Wednesday in a cafe
I watched it begin again
But on a Wednesday in a cafe
I watched it begin again
Sabtu, 03 November 2012
Sunday Morning
Pagi ini gak seperti biasanya, aku bangun pagi jam 4 subuh dan rasanya puas banget bisa tidur malam setelah sekian lamanya bisa bangun pagi sepagi ini, tapisebenarnya sih biasanya lebih awal juga dari jam 4 subuh dan itu karna gak bisa tidur, sungguh insomnia itu suatu kebiasaan saya yang parah!
Dan atas nama seluruh rindu yang tak pernah kuhitung jumlahnya, aku ingin ucapkan selamat pagi buat seseorang yang special, selamat pagi, sayang! :*
Ini hari minggu hari libur tapi juga salah satu yang yang aneh, yah karena terkadang tiap minggu pagi, selalu males mandi (Hari minggu hari males mandi pagi sedunia) HAHA!!
Wah! tanpa terasa besok udah mulai UTS, tapi sampai sekarangpun belom ada persiapan, dan rasanya males sekali belajar, HIH PARAH! :(
Semoga saja otak saya yang terkadang random ini bisa mengisi kekosongan kolom-kolom soal ujian besok dengan kata-kata galau *EH!! yah semoga saja bisa berjalan dengan baik makasudnya.
Dan meskipun begitu banyak masalah hidup akhir-akhir ini, harus selalu bersyukur, yah HARUS!!
Hal yang paling menyenangkan dipagi hari adalah selain ngetweet dan ngopi juga baca majalah, wah rasanya nikmat sekali ketika melahap semua artikel yang bermanfaat, menambah wawasan dan juga sedikit pencerahan *TSAAAAH!
Rindu yang kau titipkan buat ku itu seperti rinai hujan bulan November, yg membasahi tubuhku tanpa izin terlebih dahulu, dan aku tetap mencintai mu, sungguh! seperti tanah kering yang mencintai rinai hujan itu!
Semoga kiranya hari ini bisa berjalan dengan baik sebagai mana mestinya cinta kita kan tetap teguh walau diterpa badai. HAHAH!!
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Apapun persoalan hidup yang sedangku alami sekarang ini, sama sekali tidak menjadi kendala ataupun menyurutkan niatku untuk te...
-
“ Mirrors is a love song to someone that you feel like is your other half. It became a play on that; not specifically about looking in...
-
The word ‘jewelry’ traces its origin to the Latin word ‘jocale’, which literally meant ’plaything’. The word ‘jewel’ was has be...







