Tampilkan postingan dengan label Jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jogja. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 Januari 2013
Last day of the first month of the year.
I spend the first half hour of every morning killing myself with cigarettes and coffee
only to spent the rest of the day trying to feel like I’m not dying.
This is what we do.
Build something up and then knock it down.
Write half a poem and then crumple the paper.
Repeat until you’re surrounded by overflowing garbage cans
and clutter the cats will bat around the room.
Create a life for yourself and then change directions.
Leave the state.
Move in with someone that doesn’t love you.
Compartmentalize.
Pretend that works until you move back.
Pivot, change directions again.
Build another life.
Change cars and phones and hairstyles.
Stop running;
Gain weight.
Become a different person:
Build something new,
Continue smoking,
Have another cup of coffee,
Set goals,
Immediately ignore them.
Become the thing you hate.
Accept that loathing into your life;
Hold it dear because nothing else is that close to you.
Build up walls.
Develop a hard outer shell.
Buy another pack.
Wheeze through your days,
caffeinated and dehydrated,
until someone comes along
to shock you with the realization
that sometimes destruction
is its own form of creation.
You have to break down to the foundation
to properly build anything lasting,
more permanent.
Something you don’t have the capacity
to walk away from.
Stub out that cigarette.
Breathe in your new surroundings and finally agree to stay.
Sabtu, 15 September 2012
Jogja panas nya tiada banding dan tanpa sanding!!
Rasanya sumuk sekali siang ini, tadi pagi mandi, masa searang harus mandi lagi? ngabis-ngabisin sabun dan air aja jadinya kan gak bisa hidup hemat :|
Tapi memang betul, masa iya kota-kota lain di Indonesia udah pada musim hujan kok Jogja aja yang belom? kapan hujan nya? kapan? *bertanya pada ilalang yang bergoyang*
Kemarin sekitar jam 2 dini hari ada tetes-tetes air yang turun dari langit, rasanya senang gitu secara udah sekian lama belom merasakan turunnya hujan, timbul rasa kangen bercampur galau *apasih?*
tapi itu hanya sebentar saja, sepertinya gerimis nya hanya numpang lewat doang.
Badan yang bau keringat dan rasa lapar yang gak bisa dibendung menghantarkan ku secara rancuh ke sebuah warung makan, disana ada yang jualan macam-macam, saking banyak nya sampe bingun mau makan apa? setelah 10menit berpikir ujung-ujungnya cuman pesan siomay, memang makanan ini selalu jadi favoriteku! sambil mendengarkan lagunya Maroon5 yang judulnya One More Night biar gak bosan, aku melihat seorang yang gak terlalu tinggi dan berbibir sexy juga makan disampingku, yah itu hanya sebatas melihat aja, gak ada hal yang mungkin bertanjut ke arah yang lebih jauh karena dia udah keburu mau cabut dari warung itu, jiah!! yah sudahlah!! Haha
Setelah abis makan terus rasanya males balik di kost, panas kayak gini enakan kemana gitu biar gak bete dan gak bikin kepala jadi pening, ya sudahlah aku putuskan aja buat ke babarsari, ke tempat teman-temanku, siapa tau ada yang asyik disana, sekalian mau ngambil gitarku yang kemarin sempat ketinggalan di sana. woaaah! sepanjang perjalanan yang melelahkan dan mebakar kulit akhirnya sampe disana juga.
udah dulu yah, aku capek ketik.. lain kali aku sambung lagi. bye!!
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Apapun persoalan hidup yang sedangku alami sekarang ini, sama sekali tidak menjadi kendala ataupun menyurutkan niatku untuk te...
-
“ Mirrors is a love song to someone that you feel like is your other half. It became a play on that; not specifically about looking in...
-
The word ‘jewelry’ traces its origin to the Latin word ‘jocale’, which literally meant ’plaything’. The word ‘jewel’ was has be...
