Tampilkan postingan dengan label Nature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nature. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 November 2013
Dimensi Lain
Dunia tersembunyi memiliki awan dan hujan,
tetapi dalam jenis yang berbeza.
Langit dan cahaya mataharinya, juga berbeza.
Ini nampak nyata,
hanya untuk orang yang berbudi halus –
mereka yang tidak tertipu oleh kesempurnaan dunia yang semu.
~ Jalaluddin Rumi
Selasa, 17 September 2013
Wonosobo, Dieng, Sembungan Village.
September 7th, 2013 (Purwokerto)
Saturday night, here is the story goes!
Malam itu, suasana rumah begitu rame dan penuh kebahagiaan, perayaan ulang tahun pacar teman yang begitu sederhana berjalan dengan lancar.
Mas Joe, itulah nama pacar teman saya yang saat itu entah berusia ke berapa, bukan kali ini aku bertemu dengan nya, seorang pribadi yang dewasa dan sekaligus seorang kaka yang baik.
Sembari kue ulang tahun dibagikan kepada kami, budaya saling bertukar cerita seiring mengihasi malam yang boleh dikatakan penuh sejarah ini.
Tanpa persiapan yang berarti, malam itu kami semua bersepakat untuk jalan-jalan ke rumahnya Mas Joe. Saat itu jam dinding menujuk ke angka 8 dan kami semuapun telah selesai menyantap makan malam, tanpa basa-basi kami lalu packing dan persiapan kecil-kecilan sebelum akhirnya cabut dari Purwokerto.
Setelah kurang lebih jam 10 malam, kami langsung berangkat menuju Wonosobo, oh man! This is the city where I've been very exciting to visit, I feel like I am the lucky person!
Many stories I've heard about this city, some people say it's the cold and fresh city, the others say it's a beutiful and even heaven city and it builds up my curiosity about getting there as soon as possible!
The night was getting tight and lonely road we've through by, wind gently blew and everything turned to an excitement! It took 2 hour from Purwokerto to be in there and suddenly we've arrived safely!
When my friends and I were just arrive, his mother had already slept and his home is very simple and i felt like home to be there.
Tubuh yang capek pun seketika hilang entah kemana setelah mengirup udarah segar yang belum terkontaminasi dengan polusi udarah perkotaan, sungguh suasana yang sangat nyaman sekali.
Saat itu kami berenam: Vian, Esty, Amin, Ayu, Mas Joe dan saya sendiri. Dingin nya malam yang mulai merambat masuk hingga ke hati yang memporakporandakan hati yang saat itu kacau, kelam nya malam yang penuh sejuta misteri dan hangatnya teh tambi asal kota itu yang begitu hangat dan segar, kami semua menikmati itu dengan suka cita dan penuh kedamaian yang tak terukir maupun terukur.
Dan kami melanjutkan cerita yang sempat terputus oleh dalam perjalanan tadi sebelum akhirnya kami larut dalam dingin kelam nya malam sang penghantar raga menuju pulau impian alias tidur.
September 8th, 2013
Good morning WONOSOBO!!!
Pagi itu, seperti dibangunkan oleh suara ledakan bom nuklir, saya pun tersadar dan saat itu dingin nya embun masih menyelimuti kamar, saya yang berbagi kamar dengan Amin, dia masih tampak terkukuh dan terbungkus oleh selimut tebal dan pastinya masih asyik medulang mimpi dan enggan tuk beranjak dari tempat tidur. Sepertinya saat itu saya orang pertama yang bangun duluan, waktu menujuk pukul 05:00 dan seperti si Amin, semua nya belum juga bangun pengaruh dingin yang merasuk dalam hati dan menembus ruang-ruang yang tak terjangkau.
Rasanya masih malas juga untuk beranjak keluar karena sebenarnya pagi masih sangat dini, tetapi tuntutan hati dan schedule hari ini yang begitu menarik tuk diarungi, maka saya putuskan tuk melawan keinginan raga tuk kembali tidur dan mengikuti keinginan hati untuk pergi mandi.
Saat itu, air di bak ibarat bongkahan-bongkahan es yang di masukan ke dalam nya, nyaris tak mau ku sentuh apalagi buat dipake mandi, namun saya dengan sekuat tenaga dan dengan tekat yang bulat, HARUS MANDI!!! Awalnya saja dingin, namun setelah mandi, pikiran begitu jerih dan tenang, sekujur tubuh begitu segar dan begitu membangkitkan gairah tuk menjalani hari yang panjang ini.
Setelah abis mandi, satu persatu teman saya pun mulai bangun dan Esty dan Vian pun menyiapkan sarapan pagi. Hari itu, sarapan yang sederhana sekali mengingatkan ku pada rumah, nasi kacang merah dan lauk pauk dan sama persis seperti apa yang biasanya mama ku masak.
Persis setelah kami semua mandi dan sarapan, kami siap tuk jalani hari yang begitu menyenagkan ini.
Sebelum matahari membumbung tinggi mencerahkan hari, kami semua sudah bergegas meningalkan rumah!
HERE WE GO!!!!!!!!!!!!
~ Vian
Dalam perjalanan menuju Dieng atau yang lebih di kenal dengan dataran tinggi Dieng, daerah pegunungan yang begitu indah, bersih, rapih dan begitu memanjakan mata, OH GOD! IS THIS THE LOST PARADISE? I JUST CAN SAY NOTHING!!!
Lereng-lereng gunung yang hijau, lekukan-lekukan tubuh lereng gunung yang begitu sexy and exotic! Udara yang murni, di samping lereng yang kami lewati, para petani teh, kentang dll yang baru saja memulai aktifitas mereka dipagi hari, sungguh suatu surga bagi para pencari ketenangan jiwa seperti kami.
Dari ketingian gardu pandang ini, mata seakan tak mau terpejam, dan takjub dengan keindahan dan pesona gunung Sumbing dan Sindoro. Akupun tak tau harus menjelaskan dengan cara apalagi tentang semua ini.
Bukan manusia kalo gak capek, yeah I am not a bionic man too! Tetapi apapun itu, jalan-jalan adalah hal yang sangat menyenangkan, apalagi melihat obyek-obyek wisata di Wonosobo ini.
Setelah dari gardu pandang, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Dieng dan tentunya ke tempat wisata yang merupakan ciri khas dan unggulan dari Diend itu sendiri.
~ KAWAH SIKIDANG
~ THE OTHER SIDE OF SIKIDANG CAULDRON
Welcome to the Sembungan Village. This is the highest Village in Java Islands!!!
( Amin ~ Vian ~ Ayu & I )
Sebagian orang beranggapan kalau jalan-jalan hanya mengabisakan waktu, bikin capek dan menghabiskan banyak biaya. Apakah memang demikian?
Terkadang segala yang telah terjadi tak akan bisa diulang lagi, jadi pikirkanlah kembali apa yang akan dilakukan sebelum bertindak lebih jauh lagi.
Banyak hal yang sangat menyenangkan yang saya dapatkan dari "TRAVELING" baik perbedaan budaya, kuliner, dan lain sebagainya.
Orang akan lebih menghargai apa yang diceritakan oleh kamu mengenai "PENGALAMAN PRIBADI" dan bukan "BUALAN" atau "OMONG KOSONG" belaka!
Written by @oldryronald
Saturday night, here is the story goes!
Malam itu, suasana rumah begitu rame dan penuh kebahagiaan, perayaan ulang tahun pacar teman yang begitu sederhana berjalan dengan lancar.
Mas Joe, itulah nama pacar teman saya yang saat itu entah berusia ke berapa, bukan kali ini aku bertemu dengan nya, seorang pribadi yang dewasa dan sekaligus seorang kaka yang baik.
Sembari kue ulang tahun dibagikan kepada kami, budaya saling bertukar cerita seiring mengihasi malam yang boleh dikatakan penuh sejarah ini.
Tanpa persiapan yang berarti, malam itu kami semua bersepakat untuk jalan-jalan ke rumahnya Mas Joe. Saat itu jam dinding menujuk ke angka 8 dan kami semuapun telah selesai menyantap makan malam, tanpa basa-basi kami lalu packing dan persiapan kecil-kecilan sebelum akhirnya cabut dari Purwokerto.
HAPPY BIRTHDAY MAS JOE!! :) :) :)
Setelah kurang lebih jam 10 malam, kami langsung berangkat menuju Wonosobo, oh man! This is the city where I've been very exciting to visit, I feel like I am the lucky person!
Many stories I've heard about this city, some people say it's the cold and fresh city, the others say it's a beutiful and even heaven city and it builds up my curiosity about getting there as soon as possible!
The night was getting tight and lonely road we've through by, wind gently blew and everything turned to an excitement! It took 2 hour from Purwokerto to be in there and suddenly we've arrived safely!
When my friends and I were just arrive, his mother had already slept and his home is very simple and i felt like home to be there.
Tubuh yang capek pun seketika hilang entah kemana setelah mengirup udarah segar yang belum terkontaminasi dengan polusi udarah perkotaan, sungguh suasana yang sangat nyaman sekali.
Saat itu kami berenam: Vian, Esty, Amin, Ayu, Mas Joe dan saya sendiri. Dingin nya malam yang mulai merambat masuk hingga ke hati yang memporakporandakan hati yang saat itu kacau, kelam nya malam yang penuh sejuta misteri dan hangatnya teh tambi asal kota itu yang begitu hangat dan segar, kami semua menikmati itu dengan suka cita dan penuh kedamaian yang tak terukir maupun terukur.
Dan kami melanjutkan cerita yang sempat terputus oleh dalam perjalanan tadi sebelum akhirnya kami larut dalam dingin kelam nya malam sang penghantar raga menuju pulau impian alias tidur.
September 8th, 2013
Good morning WONOSOBO!!!
Pagi itu, seperti dibangunkan oleh suara ledakan bom nuklir, saya pun tersadar dan saat itu dingin nya embun masih menyelimuti kamar, saya yang berbagi kamar dengan Amin, dia masih tampak terkukuh dan terbungkus oleh selimut tebal dan pastinya masih asyik medulang mimpi dan enggan tuk beranjak dari tempat tidur. Sepertinya saat itu saya orang pertama yang bangun duluan, waktu menujuk pukul 05:00 dan seperti si Amin, semua nya belum juga bangun pengaruh dingin yang merasuk dalam hati dan menembus ruang-ruang yang tak terjangkau.
Rasanya masih malas juga untuk beranjak keluar karena sebenarnya pagi masih sangat dini, tetapi tuntutan hati dan schedule hari ini yang begitu menarik tuk diarungi, maka saya putuskan tuk melawan keinginan raga tuk kembali tidur dan mengikuti keinginan hati untuk pergi mandi.
Saat itu, air di bak ibarat bongkahan-bongkahan es yang di masukan ke dalam nya, nyaris tak mau ku sentuh apalagi buat dipake mandi, namun saya dengan sekuat tenaga dan dengan tekat yang bulat, HARUS MANDI!!! Awalnya saja dingin, namun setelah mandi, pikiran begitu jerih dan tenang, sekujur tubuh begitu segar dan begitu membangkitkan gairah tuk menjalani hari yang panjang ini.
Setelah abis mandi, satu persatu teman saya pun mulai bangun dan Esty dan Vian pun menyiapkan sarapan pagi. Hari itu, sarapan yang sederhana sekali mengingatkan ku pada rumah, nasi kacang merah dan lauk pauk dan sama persis seperti apa yang biasanya mama ku masak.
Persis setelah kami semua mandi dan sarapan, kami siap tuk jalani hari yang begitu menyenagkan ini.
Sebelum matahari membumbung tinggi mencerahkan hari, kami semua sudah bergegas meningalkan rumah!
HERE WE GO!!!!!!!!!!!!
~ Amin and I
~ Vian
Dalam perjalanan menuju Dieng atau yang lebih di kenal dengan dataran tinggi Dieng, daerah pegunungan yang begitu indah, bersih, rapih dan begitu memanjakan mata, OH GOD! IS THIS THE LOST PARADISE? I JUST CAN SAY NOTHING!!!
Lereng-lereng gunung yang hijau, lekukan-lekukan tubuh lereng gunung yang begitu sexy and exotic! Udara yang murni, di samping lereng yang kami lewati, para petani teh, kentang dll yang baru saja memulai aktifitas mereka dipagi hari, sungguh suatu surga bagi para pencari ketenangan jiwa seperti kami.
Dari kejauhan mata memandang, bunga-bunga mekar, tanaman-tanaman hijau dan pepohonan yang rindang seakan menyambut dan tersenyum pada kami, alangkah indah, ajaib dan perkasanya karya Tuhan bagi bumi ini. Sungguh aku pun tiada henti menyanjung keagungan Tuhan saat itu.
Dari ketingian gardu pandang ini, mata seakan tak mau terpejam, dan takjub dengan keindahan dan pesona gunung Sumbing dan Sindoro. Akupun tak tau harus menjelaskan dengan cara apalagi tentang semua ini.
Setelah dari gardu pandang, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Dieng dan tentunya ke tempat wisata yang merupakan ciri khas dan unggulan dari Diend itu sendiri.
~ TELAGA WARNA
~ KAWAH SIKIDANG
~ THE OTHER SIDE OF SIKIDANG CAULDRON
Welcome to the Sembungan Village. This is the highest Village in Java Islands!!!
( Amin ~ Vian ~ Ayu & I )
Terkadang segala yang telah terjadi tak akan bisa diulang lagi, jadi pikirkanlah kembali apa yang akan dilakukan sebelum bertindak lebih jauh lagi.
Banyak hal yang sangat menyenangkan yang saya dapatkan dari "TRAVELING" baik perbedaan budaya, kuliner, dan lain sebagainya.
Orang akan lebih menghargai apa yang diceritakan oleh kamu mengenai "PENGALAMAN PRIBADI" dan bukan "BUALAN" atau "OMONG KOSONG" belaka!
Written by @oldryronald
Kamis, 13 Juni 2013
Gypsy
Dari Mana Asal Muasal Orang Gypsy?
Kaum Gypsy selalu mendapat stigma negatif di dunia barat. Kehidupan
mereka yang nomaden, kedekatan dengan ilmu sihir, beberapa tradisi yang
aneh - misalnya ada anggapan bahwa seorang gypsy diperbolehkan mencuri
dari orang kaya - jadi sumber kebencian bagi banyak pemerintahan.
Misalnya saja Prancis terkenal paling getol mengusir keberadaan kaum gypsy. Pada tahun 2010 silam Pemerintah Prancis menghancurkan 51 kamp ilegal Gypsy. Mereka semua diusir karena dipandang sebagai "aib" oleh pejabat Uni Eropa.
Misalnya saja Prancis terkenal paling getol mengusir keberadaan kaum gypsy. Pada tahun 2010 silam Pemerintah Prancis menghancurkan 51 kamp ilegal Gypsy. Mereka semua diusir karena dipandang sebagai "aib" oleh pejabat Uni Eropa.
Gypsy (atau Gipsi, Gipsy, Gypsi, Gitanos, Zigeuner, Tsigani, Cigány) adalah istilah yang menjuk pada Orang Rom
(jamak roma), artinya "pria" dalam bahasa mereka, adalah istilah yang
digunakan oleh kebanyakan orang Rom untuk menyebut diri mereka. Beberapa
kelompok berbahasa Romani dikenal dengan nama-nama lain, misalnya orang
Sinti.
Orang Rom masih dianggap sebagai kelompok yang nomaden, meskipun faktanya mereka sekarang telah tinggal dalam rumah permanen. Penyebaran orang Rom begitu luas tidak hanya di sebelah Selatan dan sebelah Timur Eropa, melainkan juga di benua Amerika dan di Timur Tengah.
Bahasa, kebudayaan, dan nenek moyang orang Rom bisa ditelusuri ke India bagian utara kira-kira 1.000 tahun yang silam. Bahasa mereka, selain beberapa kata yang ditambahkan pada masa-masa selanjutnya, tidak diragukan berasal dari India. Alasan mereka meninggalkan India kurang jelas. Beberapa pakar percaya bahwa nenek moyang mereka bisa jadi adalah perajin dan penghibur yang bergabung dengan pasukan prajurit yang meninggalkan tanah airnya setelah konflik-konflik militer. Apa pun alasannya, orang Rom tiba di Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki.
Orang Rom masih dianggap sebagai kelompok yang nomaden, meskipun faktanya mereka sekarang telah tinggal dalam rumah permanen. Penyebaran orang Rom begitu luas tidak hanya di sebelah Selatan dan sebelah Timur Eropa, melainkan juga di benua Amerika dan di Timur Tengah.
Bahasa, kebudayaan, dan nenek moyang orang Rom bisa ditelusuri ke India bagian utara kira-kira 1.000 tahun yang silam. Bahasa mereka, selain beberapa kata yang ditambahkan pada masa-masa selanjutnya, tidak diragukan berasal dari India. Alasan mereka meninggalkan India kurang jelas. Beberapa pakar percaya bahwa nenek moyang mereka bisa jadi adalah perajin dan penghibur yang bergabung dengan pasukan prajurit yang meninggalkan tanah airnya setelah konflik-konflik militer. Apa pun alasannya, orang Rom tiba di Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki.
Kajian para peneliti terhadap asal muasal gypsy yang mengarah dari nenek
moyang mereka di India terus dilakukan guna mencari bukti otentik.
Temuan terbaru yang dilakukan oleh Pusat Biologi Seluler dan Molekuler
(CCMB) menghasilkan data ilmiah bahwa memang benar kaum gypsy dari
India.
"Kami telah membandingkan data phylogeographical seluruh dunia untuk haplotype India H1a1a dengan Roma dan menyimpulkan bahwa suku asli ini berasal dari populasi di bagian Barat Laut India. secara tradisional mereka disebut sebagai Doma dan juga dikenal sebagai kaum Dalit yang menjadi leluhur kemungkinan besar modern Eropa Roma," papar Kumarasamy Thangaraj dari CCMB.
Orang-orang Rom adalah kelompok etnis yang mayoritas terkonsentrasi di Eropa, terutama Eropa Tengah dan Timur. Diyakini, mereka telah bermigrasi dari India Barat Laut sekitar 1.000 tahun yang lalu.
"Kami telah membandingkan data phylogeographical seluruh dunia untuk haplotype India H1a1a dengan Roma dan menyimpulkan bahwa suku asli ini berasal dari populasi di bagian Barat Laut India. secara tradisional mereka disebut sebagai Doma dan juga dikenal sebagai kaum Dalit yang menjadi leluhur kemungkinan besar modern Eropa Roma," papar Kumarasamy Thangaraj dari CCMB.
Orang-orang Rom adalah kelompok etnis yang mayoritas terkonsentrasi di Eropa, terutama Eropa Tengah dan Timur. Diyakini, mereka telah bermigrasi dari India Barat Laut sekitar 1.000 tahun yang lalu.
Mengapa mereka memilih hidup dalam karavan?
Karena terkait dengan kultural sebagai kaum nomaden menjadikan orang Gypsy memilih hidup di karavan. Mereka tak pernah menetap lama di satu tempat. Kebiasaan ini agar memudahkan saat berpindah. Biasanya satu karavan paling tidak bisa menampung 4 hingga 5 orang. Walau belakangan, tak semua orang Gypsy pasti tinggal di karavan. Sudah banyak juga yang tinggal menetap.
Karena terkait dengan kultural sebagai kaum nomaden menjadikan orang Gypsy memilih hidup di karavan. Mereka tak pernah menetap lama di satu tempat. Kebiasaan ini agar memudahkan saat berpindah. Biasanya satu karavan paling tidak bisa menampung 4 hingga 5 orang. Walau belakangan, tak semua orang Gypsy pasti tinggal di karavan. Sudah banyak juga yang tinggal menetap.
Sihir Gypsy
Banyak legenda dan mitos seputar dunia sihir pada kaum Gypsy. Dipercaya
bahwa perkembangan penyihir wanita di daratan Eropa (witchcraft, witch)
terkait dengan kepercayaan kaum Gypsi
Beberapa orang Gypsy terlahir sebagai Shuvani - penyihir tingkat tinggi.Shuvani lebih kuat daripada Gypsy lainnya. Contoh-contoh kekuatan seorang Shuvani misalnya:
Spell Casting: Kemampuan untuk merapalkan mantra dan melakukan ritual.
Beberapa orang Gypsy terlahir sebagai Shuvani - penyihir tingkat tinggi.Shuvani lebih kuat daripada Gypsy lainnya. Contoh-contoh kekuatan seorang Shuvani misalnya:
Spell Casting: Kemampuan untuk merapalkan mantra dan melakukan ritual.
Potion Making: Kemampuan untuk meracik ramuan sihir.
Scrying: Kemampuan untuk mencari seseorang atau benda dengan menggunakan bola kristal
Scrying: Kemampuan untuk mencari seseorang atau benda dengan menggunakan bola kristal
Divination (ramalan): Kemampuan untuk memprediksi masa
depan. Gypsy memiliki hubungan yang sangat kuat untuk meramal melalui
berbagai cara. Kartu tarot dan ramalan tangan dipercaya berkembang pesat
karena mereka.
Mediumship: Kemampuan untuk melihat roh orang yang
meninggal. Orang Gypsy menyebut penampakan tersebut sebagai "Mulo", yang
dipandang sebagai pertanda atau peringatan.
Source: http://www.apakabardunia.com
Kamis, 29 November 2012
Camping with friends
Friday 23rd November 2012
Pagi itu sekitar jam 11-an aku tebangun dari tidur, rasanya tidurnya pulas sekali sampai lupa kalo hari ini sudah ada janji camping sama teman-teman dan bakal menjalani suatu sejarah baru lagi dalam hidup, sungguh hari terlihat begitu suram dan aku pun tak begitu bergairah, sampe-sampe harus bolos kuliah karena telat bangun dipagi hari, oh man!
Sebelum tidur malam saya sudah menyetel alarm tapi kok gak mempan gitu yah bangunin aku? apa alaram nya yang gak bekerja atau mungin aku saja yang begitu kebo kalo tidur? ENTAH!
yah! yang pasti saya gak jadi ngampus dan kalaupun ngampus udah pasti telat! dan saya pun berpikir positif aja ---> itu takdir! oke sip!!
Karena telat sudah jadi alasan utama dan sekaligus satu dari sekian alasan lain nya makanya saya putuskan saja dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya untuk bolos aja (minta tirajam) well, setelah bangun dan sudah pasti langsung cakep maka saya putuskan lagi buat mandi biar lebih kece (baca: biar gak bau asem) LOL!
Dan setelah mandi yang begitu kital bahkan lebih cepat dari perambatan cahaya, saya pun langsung bergegas ke kampus, dan ternyata di sana belom banyak teman-teman saya yang ngumpul, duh! ini judulnya nasib dtang lebih awal!
Jadi kesimpulan di atas boleh terlambat asal jangan telat-telat banget dan boleh duluan asal jangan terlalu awal (ajaran sesat) :|
Pagi itu saya bersama teman saya yang super gokil namanya Daniel, panggil aja Dany atau Kangkung juga gak apa-apa (soalnya dia doyan makan kangkung) HAHAH *peace love and gahol*
tak lama setelah pukul 14 WIB, datanglah teman-teman yang lain, dengan berbagai obrolan yang begitu random, ada yang bilang kalo bawaan nya begitu berat, ada yang ngeluh kehujanan dijalan, sebagian lagi ngeluh capek dan lain sebagainya *tutup telinga*
Ada teman saya namanya Yeka, kadang di panggil OMES a.k.a Otak MESum (soalnya tiap obrolan nya selalu frontal, minta dibacok banget nih orang) nah dia adalah salah satu orang ter-reseh yang pernah saya kenal! tapi orangnya baek juga sih! Yang bikin saya dan yang lain nya kesel karena sampai udah mau berangkat juga eh malah belom keliatan batang hidung nya, akirnya semua harus nungguin dia dulu, kata orang AMBON apa gak CUKI MAI? LMAO!
Tak lama setelah itu dia datang dengan alasan classicnya, katanya sih ban nya pecah, yah udah gak apa-apa, yang penting bukan kepala ente aja yang pecah! HAHA!!
Pukul 14:30 kita semua langsung berangkat menuju SIUNG BITCH, I mean SIUNG BEACH! *Ooops typo* see you again JOGJA ~~~~ \o/
Diperjalanan malah hujannya turun, sungguh menarik sekali dan semacam sebuah petualangan yang super kocok dan tentunya bikin jengkel, semua pada bawa rain coat hanya saya dan Daniel sendiri yang gak bawa apa-apa, ya sudahlah berserah aja pada takdir, kalo memang kehujanan dan basah kuyup trus masalah gitu buat lo?
Setelah hampir tiga jam diperjalanan akhirnya nyampe juga, dan setelah melihat pantai dan mendengar gemuruh bunyi ombak yang begitu besar rasanya semua penderitaan dijalan tadi hilang begitu saja, rasanya pengen lari-lari balik ke Jogja #eh maksudnya lari di sepanjang pantai sambil BILANG WOW PAKE GITU!
perasaan yang tadinya kesel sirnah dan diganti dengan suka cita yang begitu luar biasa! OH MAN!
Setelah sampai di pantai, aku dan teman-teman ku langsung bangun tenda, dan ada 5 tenda... 3 tenda nya untuk cewek dan 2 nya buat cowok! eskipun begitu capek tapi semua sudah terbayar sudah dengan melihat keindahan alam nya pantai Siung, sungguh luar biasa! OH MY GOD!
Waktu berjalan begitu cepat dan sudah agak larut, saat itu sekita jam 8-an malam smua tenda dan urusan tempat tinggal lain nya beres, malah perut mulai ngambek, semua makhluk hidup yang ada dialamnya minta dikasih makan racun #eh!
Aku dan Daniel langsung saja melipir ke warung samping pantai and GUESS WHAT? rupanya harga makanan di pantai super duper murah!! bahkan setara sama seperti di Jogja...
waktu itu dingin abis kehujanan makanya pengen ngisih perut dengan yang anget-anget gitu! makanya aku dan Daniel pesan indomie-rebus-pake-telor dan harganya cuman IDR 5k/porsi, gimana tertarik? (promosi terselubung)
Sambil nunggu ibu nya buatin mie nya, gak ada salahnya juga kali kalo nyicipin kuping macan, eh kuping gajah maksudnya, hih! dan setelah kami berdua makan, langsung balik lagi ke tenda, perjalanan nya gak jauh-jauh amat, pokoknya gak jauh deh kayak semua janji palsu yang pernah kau berikan padaku, eh eh eh (apa-apaan ini?) :|
Da suatu hal yang bikin saya ngakak mampus adalah teman saya Indah yang entah dia sadar apa gak, tapi hello? ini kan namanya camping kok bisa dia beli nasi goreng di pantai? duh! ngakak brutal!!
Pukul 22:00 dan tampaknya sudah tdak ada lagi rintik hujan dipantai, cuacanya lumayan dingin sedingin hatiku saat itu *eaaa* dan semua teman-teman pada keluar dan mulai lah sesi obrolan dibuka, dan dibuka pula dengan sesi ruang jujur, duh rasanya pengen lari (lari dari kenyataan) ini permainan apa modus kepo doang nih? curiga! dan meskipun begitu saya tertarik juga sih sebenarnya supaya bisa terlibat di dalamnya, dan waktu itu semua rahasia yang sudah bertahun-tahun dikubur, disimpan rapat-rapat dlaam hati keluar juga! HAHAH mampus!!
Pakde, iya sebut saya pakde (aku juga gak yau nama aslinya) tapi berhubung dianya yang paling senior diantara kita maka panggil aja pakde! Pakde datang membawa kayu bakar, asek!! kita main bakar-bkaran tenda, HEH! *ditampar orang-orang sekampung* kita buat api unggun! HOREEE!
Bukan saya kalo tidak punya ide-ide genius (pencitraan terselubung) waktu itu tidak ada bensin dan semua barang yang bisa di bakar malah basah, yang saya coba aja ngatur kayu nya menjulang ke atas seperti huruf A secara berselang-seling dan di bawahnya di biarin kosong (eh ambigu) lalu di bawhnya di taroh karto super mie yang belom masah trus bakar deh! WOW jadi juga ternyata, meskipun akhirnya mati juga tapi seperti yang sudah saya katakan tadi kalo saya kan genius (minta di iris) makanya saya pake plastik aja biar nyala apinya lebih besar dan YEAH apinya jadi juga! :))))

sesi jeprat-jeprit pun dimulai, yeah! HOREEE API UNGGUN nyala juga berkat saya! *KRIKKKK!!!
Pukul 00:00. Rasanya hanget juga berlama-lamaan di samping api, dan suasanya di luar juga gak begitu dingin, aku memilih untuk tidur aja di luar sambil ngorol panjang lebar, dan bercanda-gurau sama cewek-cewek cantik :*
Tak lama setelah itu rasa laper pun tiba, dan Pakde, saya dan Aa bangkit dari tempat tidur (baca: pasir) trus rame-rame buatin mie, kayaknya enak nih makan mie sambil ngobrol, yuk cus!
setelah itu lanjutkan lagi ceritanya, sungguh malam yang panjang, iya panjang banget karena aku pun nyaris gak tidur malam itu!
Yang lain pada tidur malah kita asyik-asyik makan *biarin!
Betapa sejuknya suasana mata dan hati dan tentu saja pikiran malam itu, sungguh malam yang begitu indah berada di alam terbuka dan melihat gemerlapan bintang di angkasa! OH sungguh tak terlukisakan!
Saturday 24th November 2012
Pukul 05:00. Pagi yang begitu sejuk dan udarah yang begitu digin dan segar merasuk hingga ke jiwa dan menetramkan semua rasa, aku dan teman-teman semua bangun dan kita langsung ke bukit, di ufuk timur ada sebuah bukut batu yang menjulang tinggi tak tergoyahkan, meskipun sudah diterpa badai prahara beratus-ratus tahun lama nya tapi tetap kokoh beerdiri dengan gagah dan gigih! sungguh menakjubkan ciptaan TUHAN semesta alam!
I am sorry to say but I am feeling like I'm having sex with the nature, feels so captivating and it makes me feel alright, eye-orgasm, brain-orgasm and also ear-orgasm! OMG!
Burung-burung beryanyi menyongsong pagi dan suara ombak yang tak terpadamkan, suasana laut yang bergelora, sungguh suatu kombinasi yang sungguh alamiah, SEMPURNA!
can you see the sky? the small island? the incredible sea. how do you feel? let me know what you feel, if you were there!
feels like i don't wanna go home! pleaseee!
with Aa and Daniel! wow we are young! this is amazing!
Such a beautiful beach! OMG! <3
JUST AMAZING!
Pukul 10:00. Pagi itu setelah balik dari bukit yang begitu indah kita langsung menenggelamkan diri, membasahkan tubuh di laut (baca: mandi) cuaca pagi yang begitu bersahabat, sungguh sangat mengasyikan! Firman teman saya yang tentunya coffeeholic juga tampaknya dia seperti paranormal yang bisa baca perasaan saya, seperti tak disuruh namun namanya juga teman jadi pasti sudah saling paham, dia buatin coffee and this is one of the best morning coffee ever! thank you bro!
Having coffee and smoking with friends in the beach is one of the best moment I've ever had in my life!
Pukul 11: Saatnya bersiap-siap untuk pulang, semua tenda dirombak dan saatnya membilas badan di kamar mandi, oh rasanya segar sekali.. sungguh ini adalah salah satu moment yang gak bakal saya lupakan dalam hidup saya! sekitar jam 12-an kita lalu say good bye and see you again to the beach! thank for for everything! I wish that one day I will come there again!
"Aku rindu malam kelam, dingin dan beraburan banyak bintang di angkasa, duduk di tepih pantai sambil menyalakan api unggun, berbagi canda-tawa dengan teman-teman dan sembari menyeruput secangkir kopi dalam gelap, menghisap rokok sambil mendengar dashyatnya bunyi ombak yang terpecah di lautan, sungguh aku kangen semua hal itu" - OLDRY RONALD
Pagi itu sekitar jam 11-an aku tebangun dari tidur, rasanya tidurnya pulas sekali sampai lupa kalo hari ini sudah ada janji camping sama teman-teman dan bakal menjalani suatu sejarah baru lagi dalam hidup, sungguh hari terlihat begitu suram dan aku pun tak begitu bergairah, sampe-sampe harus bolos kuliah karena telat bangun dipagi hari, oh man!
Sebelum tidur malam saya sudah menyetel alarm tapi kok gak mempan gitu yah bangunin aku? apa alaram nya yang gak bekerja atau mungin aku saja yang begitu kebo kalo tidur? ENTAH!
yah! yang pasti saya gak jadi ngampus dan kalaupun ngampus udah pasti telat! dan saya pun berpikir positif aja ---> itu takdir! oke sip!!
Karena telat sudah jadi alasan utama dan sekaligus satu dari sekian alasan lain nya makanya saya putuskan saja dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya untuk bolos aja (minta tirajam) well, setelah bangun dan sudah pasti langsung cakep maka saya putuskan lagi buat mandi biar lebih kece (baca: biar gak bau asem) LOL!
Dan setelah mandi yang begitu kital bahkan lebih cepat dari perambatan cahaya, saya pun langsung bergegas ke kampus, dan ternyata di sana belom banyak teman-teman saya yang ngumpul, duh! ini judulnya nasib dtang lebih awal!
Jadi kesimpulan di atas boleh terlambat asal jangan telat-telat banget dan boleh duluan asal jangan terlalu awal (ajaran sesat) :|
Pagi itu saya bersama teman saya yang super gokil namanya Daniel, panggil aja Dany atau Kangkung juga gak apa-apa (soalnya dia doyan makan kangkung) HAHAH *peace love and gahol*
tak lama setelah pukul 14 WIB, datanglah teman-teman yang lain, dengan berbagai obrolan yang begitu random, ada yang bilang kalo bawaan nya begitu berat, ada yang ngeluh kehujanan dijalan, sebagian lagi ngeluh capek dan lain sebagainya *tutup telinga*
Ada teman saya namanya Yeka, kadang di panggil OMES a.k.a Otak MESum (soalnya tiap obrolan nya selalu frontal, minta dibacok banget nih orang) nah dia adalah salah satu orang ter-reseh yang pernah saya kenal! tapi orangnya baek juga sih! Yang bikin saya dan yang lain nya kesel karena sampai udah mau berangkat juga eh malah belom keliatan batang hidung nya, akirnya semua harus nungguin dia dulu, kata orang AMBON apa gak CUKI MAI? LMAO!
Tak lama setelah itu dia datang dengan alasan classicnya, katanya sih ban nya pecah, yah udah gak apa-apa, yang penting bukan kepala ente aja yang pecah! HAHA!!
Pukul 14:30 kita semua langsung berangkat menuju SIUNG BITCH, I mean SIUNG BEACH! *Ooops typo* see you again JOGJA ~~~~ \o/
Diperjalanan malah hujannya turun, sungguh menarik sekali dan semacam sebuah petualangan yang super kocok dan tentunya bikin jengkel, semua pada bawa rain coat hanya saya dan Daniel sendiri yang gak bawa apa-apa, ya sudahlah berserah aja pada takdir, kalo memang kehujanan dan basah kuyup trus masalah gitu buat lo?
Setelah hampir tiga jam diperjalanan akhirnya nyampe juga, dan setelah melihat pantai dan mendengar gemuruh bunyi ombak yang begitu besar rasanya semua penderitaan dijalan tadi hilang begitu saja, rasanya pengen lari-lari balik ke Jogja #eh maksudnya lari di sepanjang pantai sambil BILANG WOW PAKE GITU!
perasaan yang tadinya kesel sirnah dan diganti dengan suka cita yang begitu luar biasa! OH MAN!
Setelah sampai di pantai, aku dan teman-teman ku langsung bangun tenda, dan ada 5 tenda... 3 tenda nya untuk cewek dan 2 nya buat cowok! eskipun begitu capek tapi semua sudah terbayar sudah dengan melihat keindahan alam nya pantai Siung, sungguh luar biasa! OH MY GOD!
Waktu berjalan begitu cepat dan sudah agak larut, saat itu sekita jam 8-an malam smua tenda dan urusan tempat tinggal lain nya beres, malah perut mulai ngambek, semua makhluk hidup yang ada dialamnya minta dikasih makan racun #eh!
Aku dan Daniel langsung saja melipir ke warung samping pantai and GUESS WHAT? rupanya harga makanan di pantai super duper murah!! bahkan setara sama seperti di Jogja...
waktu itu dingin abis kehujanan makanya pengen ngisih perut dengan yang anget-anget gitu! makanya aku dan Daniel pesan indomie-rebus-pake-telor dan harganya cuman IDR 5k/porsi, gimana tertarik? (promosi terselubung)
Sambil nunggu ibu nya buatin mie nya, gak ada salahnya juga kali kalo nyicipin kuping macan, eh kuping gajah maksudnya, hih! dan setelah kami berdua makan, langsung balik lagi ke tenda, perjalanan nya gak jauh-jauh amat, pokoknya gak jauh deh kayak semua janji palsu yang pernah kau berikan padaku, eh eh eh (apa-apaan ini?) :|
Da suatu hal yang bikin saya ngakak mampus adalah teman saya Indah yang entah dia sadar apa gak, tapi hello? ini kan namanya camping kok bisa dia beli nasi goreng di pantai? duh! ngakak brutal!!
Pukul 22:00 dan tampaknya sudah tdak ada lagi rintik hujan dipantai, cuacanya lumayan dingin sedingin hatiku saat itu *eaaa* dan semua teman-teman pada keluar dan mulai lah sesi obrolan dibuka, dan dibuka pula dengan sesi ruang jujur, duh rasanya pengen lari (lari dari kenyataan) ini permainan apa modus kepo doang nih? curiga! dan meskipun begitu saya tertarik juga sih sebenarnya supaya bisa terlibat di dalamnya, dan waktu itu semua rahasia yang sudah bertahun-tahun dikubur, disimpan rapat-rapat dlaam hati keluar juga! HAHAH mampus!!
Pakde, iya sebut saya pakde (aku juga gak yau nama aslinya) tapi berhubung dianya yang paling senior diantara kita maka panggil aja pakde! Pakde datang membawa kayu bakar, asek!! kita main bakar-bkaran tenda, HEH! *ditampar orang-orang sekampung* kita buat api unggun! HOREEE!
Bukan saya kalo tidak punya ide-ide genius (pencitraan terselubung) waktu itu tidak ada bensin dan semua barang yang bisa di bakar malah basah, yang saya coba aja ngatur kayu nya menjulang ke atas seperti huruf A secara berselang-seling dan di bawahnya di biarin kosong (eh ambigu) lalu di bawhnya di taroh karto super mie yang belom masah trus bakar deh! WOW jadi juga ternyata, meskipun akhirnya mati juga tapi seperti yang sudah saya katakan tadi kalo saya kan genius (minta di iris) makanya saya pake plastik aja biar nyala apinya lebih besar dan YEAH apinya jadi juga! :))))

sesi jeprat-jeprit pun dimulai, yeah! HOREEE API UNGGUN nyala juga berkat saya! *KRIKKKK!!!
Pukul 00:00. Rasanya hanget juga berlama-lamaan di samping api, dan suasanya di luar juga gak begitu dingin, aku memilih untuk tidur aja di luar sambil ngorol panjang lebar, dan bercanda-gurau sama cewek-cewek cantik :*
Tak lama setelah itu rasa laper pun tiba, dan Pakde, saya dan Aa bangkit dari tempat tidur (baca: pasir) trus rame-rame buatin mie, kayaknya enak nih makan mie sambil ngobrol, yuk cus!
setelah itu lanjutkan lagi ceritanya, sungguh malam yang panjang, iya panjang banget karena aku pun nyaris gak tidur malam itu!
Yang lain pada tidur malah kita asyik-asyik makan *biarin!
Betapa sejuknya suasana mata dan hati dan tentu saja pikiran malam itu, sungguh malam yang begitu indah berada di alam terbuka dan melihat gemerlapan bintang di angkasa! OH sungguh tak terlukisakan!
Saturday 24th November 2012
Pukul 05:00. Pagi yang begitu sejuk dan udarah yang begitu digin dan segar merasuk hingga ke jiwa dan menetramkan semua rasa, aku dan teman-teman semua bangun dan kita langsung ke bukit, di ufuk timur ada sebuah bukut batu yang menjulang tinggi tak tergoyahkan, meskipun sudah diterpa badai prahara beratus-ratus tahun lama nya tapi tetap kokoh beerdiri dengan gagah dan gigih! sungguh menakjubkan ciptaan TUHAN semesta alam!
I am sorry to say but I am feeling like I'm having sex with the nature, feels so captivating and it makes me feel alright, eye-orgasm, brain-orgasm and also ear-orgasm! OMG!
Burung-burung beryanyi menyongsong pagi dan suara ombak yang tak terpadamkan, suasana laut yang bergelora, sungguh suatu kombinasi yang sungguh alamiah, SEMPURNA!
can you see the sky? the small island? the incredible sea. how do you feel? let me know what you feel, if you were there!
feels like i don't wanna go home! pleaseee!
with Aa and Daniel! wow we are young! this is amazing!
Such a beautiful beach! OMG! <3
JUST AMAZING!
Pukul 10:00. Pagi itu setelah balik dari bukit yang begitu indah kita langsung menenggelamkan diri, membasahkan tubuh di laut (baca: mandi) cuaca pagi yang begitu bersahabat, sungguh sangat mengasyikan! Firman teman saya yang tentunya coffeeholic juga tampaknya dia seperti paranormal yang bisa baca perasaan saya, seperti tak disuruh namun namanya juga teman jadi pasti sudah saling paham, dia buatin coffee and this is one of the best morning coffee ever! thank you bro!
Having coffee and smoking with friends in the beach is one of the best moment I've ever had in my life!
Pukul 11: Saatnya bersiap-siap untuk pulang, semua tenda dirombak dan saatnya membilas badan di kamar mandi, oh rasanya segar sekali.. sungguh ini adalah salah satu moment yang gak bakal saya lupakan dalam hidup saya! sekitar jam 12-an kita lalu say good bye and see you again to the beach! thank for for everything! I wish that one day I will come there again!
HERE WE ARE!! I MISS YOU GUYS LIKE CRAZY!! I MISS THIS PLACE SO MUCH!! <3
"Aku rindu malam kelam, dingin dan beraburan banyak bintang di angkasa, duduk di tepih pantai sambil menyalakan api unggun, berbagi canda-tawa dengan teman-teman dan sembari menyeruput secangkir kopi dalam gelap, menghisap rokok sambil mendengar dashyatnya bunyi ombak yang terpecah di lautan, sungguh aku kangen semua hal itu" - OLDRY RONALD
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Apapun persoalan hidup yang sedangku alami sekarang ini, sama sekali tidak menjadi kendala ataupun menyurutkan niatku untuk te...
-
“ Mirrors is a love song to someone that you feel like is your other half. It became a play on that; not specifically about looking in...
-
The word ‘jewelry’ traces its origin to the Latin word ‘jocale’, which literally meant ’plaything’. The word ‘jewel’ was has be...























