Selasa, 17 September 2013

Wonosobo, Dieng, Sembungan Village.

September 7th, 2013 (Purwokerto)

Saturday night, here is the story goes!

Malam itu, suasana rumah begitu rame dan penuh kebahagiaan, perayaan ulang tahun pacar teman yang begitu sederhana berjalan dengan lancar.
Mas Joe, itulah nama pacar teman saya yang saat itu entah berusia ke berapa, bukan kali ini aku bertemu dengan nya, seorang pribadi yang dewasa dan sekaligus seorang kaka yang baik.
Sembari kue ulang tahun dibagikan kepada kami, budaya saling bertukar cerita seiring mengihasi malam yang boleh dikatakan penuh sejarah ini.
Tanpa persiapan yang berarti, malam itu kami semua bersepakat untuk jalan-jalan ke rumahnya Mas Joe. Saat itu jam dinding menujuk ke angka 8 dan kami semuapun telah selesai menyantap makan malam, tanpa basa-basi kami lalu packing dan persiapan kecil-kecilan sebelum akhirnya cabut dari Purwokerto.


HAPPY BIRTHDAY MAS JOE!! :) :) :)

Setelah kurang lebih jam 10 malam, kami langsung berangkat menuju Wonosobo, oh man! This is the city where I've been very exciting to visit, I feel like I am the lucky person!
Many stories I've heard about this city, some people say it's the cold and fresh city, the others say it's a beutiful and even heaven city and it builds up my curiosity about getting there as soon as possible!

The night was getting tight and lonely road we've through by, wind gently blew and everything turned to an excitement! It took 2 hour from Purwokerto to be in there and suddenly we've arrived safely!
When my friends and I were just arrive, his mother had already slept and his home is very simple and i felt like home to be there.
Tubuh yang capek pun seketika hilang entah kemana setelah mengirup udarah segar yang belum terkontaminasi dengan polusi udarah perkotaan, sungguh suasana yang sangat nyaman sekali.
Saat itu kami berenam: Vian, Esty, Amin, Ayu, Mas Joe dan saya sendiri. Dingin nya malam yang mulai merambat masuk hingga ke hati yang memporakporandakan hati yang saat itu kacau, kelam nya malam yang penuh sejuta misteri dan hangatnya teh tambi asal kota itu yang begitu hangat dan segar, kami semua menikmati itu dengan suka cita dan penuh kedamaian yang tak terukir maupun terukur.
Dan kami melanjutkan cerita yang sempat terputus oleh dalam perjalanan tadi sebelum akhirnya kami larut dalam dingin kelam nya malam sang penghantar raga menuju pulau impian alias tidur.

September 8th, 2013

Good morning WONOSOBO!!!



Pagi itu, seperti dibangunkan oleh suara ledakan bom nuklir, saya pun tersadar dan saat itu dingin nya embun masih menyelimuti kamar, saya yang berbagi kamar dengan Amin, dia masih tampak terkukuh dan terbungkus oleh selimut tebal dan pastinya masih asyik medulang mimpi dan enggan tuk beranjak dari tempat tidur. Sepertinya saat itu saya orang pertama yang bangun duluan, waktu menujuk pukul 05:00 dan seperti si Amin, semua nya belum juga bangun pengaruh dingin yang merasuk dalam hati dan menembus ruang-ruang yang tak terjangkau.
Rasanya masih malas juga untuk beranjak keluar karena sebenarnya pagi masih sangat dini, tetapi tuntutan hati dan schedule hari ini yang begitu menarik tuk diarungi, maka saya putuskan tuk melawan keinginan raga tuk kembali tidur dan mengikuti keinginan hati untuk pergi mandi.
Saat itu, air di bak ibarat bongkahan-bongkahan es yang di masukan ke dalam nya, nyaris tak mau ku sentuh apalagi buat dipake mandi, namun saya dengan sekuat tenaga dan dengan tekat yang bulat, HARUS MANDI!!! Awalnya saja dingin, namun setelah mandi, pikiran begitu jerih dan tenang, sekujur tubuh begitu segar dan begitu membangkitkan gairah tuk menjalani hari yang panjang ini.

Setelah abis mandi, satu persatu teman saya pun mulai bangun dan Esty dan Vian pun menyiapkan sarapan pagi. Hari itu, sarapan yang sederhana sekali mengingatkan ku pada rumah, nasi kacang merah dan lauk pauk dan sama persis seperti apa yang biasanya mama ku masak.
Persis setelah kami semua mandi dan sarapan, kami siap tuk jalani hari yang begitu menyenagkan ini. 

Sebelum matahari membumbung tinggi mencerahkan hari, kami semua sudah bergegas meningalkan rumah!

HERE WE GO!!!!!!!!!!!!


~ Amin and I


~ Vian

Dalam perjalanan menuju Dieng atau yang lebih di kenal dengan dataran tinggi Dieng, daerah pegunungan yang begitu indah, bersih, rapih dan begitu memanjakan mata, OH GOD! IS THIS THE LOST PARADISE? I JUST CAN SAY NOTHING!!!

Lereng-lereng gunung yang hijau, lekukan-lekukan tubuh lereng gunung yang begitu sexy and exotic! Udara yang murni, di samping lereng yang kami lewati, para petani teh, kentang dll yang baru saja memulai aktifitas mereka dipagi hari, sungguh suatu surga bagi para pencari ketenangan jiwa seperti kami.





Dari kejauhan mata memandang, bunga-bunga mekar, tanaman-tanaman hijau dan pepohonan yang rindang seakan menyambut dan tersenyum pada kami, alangkah indah, ajaib dan perkasanya karya Tuhan bagi bumi ini. Sungguh aku pun tiada henti menyanjung keagungan Tuhan saat itu.



Dari ketingian gardu pandang ini, mata seakan tak mau terpejam, dan takjub dengan keindahan dan pesona gunung Sumbing dan Sindoro. Akupun tak tau harus menjelaskan dengan cara apalagi tentang semua ini.








Bukan manusia kalo gak capek, yeah I am not a bionic man too! Tetapi apapun itu, jalan-jalan adalah hal yang sangat menyenangkan, apalagi melihat obyek-obyek wisata di Wonosobo ini.
Setelah dari gardu pandang, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Dieng dan tentunya ke tempat wisata yang merupakan ciri khas dan unggulan dari Diend itu sendiri.


~ TELAGA WARNA


~ KAWAH SIKIDANG


~ THE OTHER SIDE OF SIKIDANG CAULDRON
 

Welcome to the Sembungan Village. This is the highest Village in Java Islands!!!

( Amin ~ Vian ~ Ayu & I )










Sebagian orang beranggapan kalau jalan-jalan hanya mengabisakan waktu, bikin capek dan menghabiskan banyak biaya. Apakah memang demikian?
Terkadang segala yang telah terjadi tak akan bisa diulang lagi, jadi pikirkanlah kembali apa yang akan dilakukan sebelum bertindak lebih jauh lagi.
Banyak hal yang sangat menyenangkan yang saya dapatkan dari "TRAVELING" baik perbedaan budaya, kuliner, dan lain sebagainya.
Orang akan lebih menghargai apa yang diceritakan oleh kamu mengenai "PENGALAMAN PRIBADI" dan bukan "BUALAN" atau "OMONG KOSONG" belaka!


Written by @oldryronald

Rabu, 11 September 2013

Dawn and dusk


Kala fajar dan senja
Cinta datang ku kehilangan arah
Lupakan semua kenangan
Dan cumbuan yang pernah terjadi

Saat cinta membawa aku pun acuh
Kau larang ku bertanya juga jatuh cinta
Ku tak harapkan slalu engkau mengerti
Dan tak dambakan keabadian.

Kau tidak ingin aku terikat
Dan tak ingin aku pun kecewa
Aku tidak mengharapkan banyak
Tak ingin mengikat mu selamanya

Asmara cinta kita tlah usai
Pertanda cinta tlah berakhir
Percintaan berlalu biarkan ku sendiri
Kehilangan gairah bahkan menambah duka

Kau tak mendengar juga tak bertanya
Tinggal air mata dan sesal
Hanya percintaan yang ku tunggu
Hati yang luka untukmu tercinta

(This is originally taken from Pendekar Harum Ost 1995)

Rabu, 28 Agustus 2013

Obamb cafe

August 26th, 2013

Rumah kopi



Ini adalah kali kedua saya mengunjungi tempat ini, cafe ini sungguh klasik dan sederhana namun begitu nyaman bagiku. Sembari menyeruput secangkir kopi Turkey yang super strong dan dibaluti iringan musik jazz yang begitu merdu dan menghangatkan suasana, percakapan menjadi semakin menarik dan sampai-sampai bisa lupa waktu.
Berkumpul bersama orang-orang yang begitu baik dan asyik adalah suatu peristiwa malam yang luar biasa,
ada gelak canda tawa yang tulus diantara kami dan ada kedamaian hati yang terselip di sana, seperti rasanya enggan tuk beranjak meninggalkan tempat ini.
Namun apalah daya, malam begitu singkat da tak bisa menepis setiap detik waktu yang bergulir dalam suasana yang penuh dengan keromantisan bagi para pencari kedamaian seperti kami.
Begitu cepat dan singkat waktu berjalan, ada segelintir kegetiran yang menyambar dan menghanguskan jiwa yang dimabuk kepayan oleh obrolan yang begitu bersahaja.
Cerita yang singkat ini, biarlah kutuliskan saja lewat semesta yang lambat laun makin larut, desauan hembusan nya angin malam dan dingin nya hati yang diselimuti sedikit rasa tentram.
Biarlah ini menjadi momen yang begitu berharga dan akan selalu kita kenang bersama, sembari menutup gelapnya malam, saya ingin berpesan pada jalan yang sepi dan sunyi, akan ada saatnya bila suatu kelak ku kembali lagi di kota ini, suasana yang sama, hening dan beku yang akan selalu menyapa ku dengan suasana yang selalu seperti ini, selamat malam semesta! <3

To be with you

August 24th, 2013



Tersimpan ribuan sejarah
Yang telah lama terpendam
Dari paras wajahmu
Lekukan lesung pipi mu
Seperti lorong-lorong sunyi sepih
Penuh misteri
Aku larut dan nyaris tengelam
Dalam tatapan matamu
Semakin kuat ku menahan rasa ini
Semakin ku tak berdaya dan tak kuasa
Terbentang samudera yang luas dan dalam
Di sela-sela senyuman mu
Dan aku terperangkap di dalam sana
Jatuh terkulai dan tak dapat membendung
Derasnya aliran ombak dalam darah
Saat bersama dengan mu

Written by @oldryronald

Senin, 19 Agustus 2013

Reunian, 17 Agustus dan Ulang tahun sahabat SMA.

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, 6 tahun terasa begitu cepat dan sungguh mengejutkan bertemu lagi dengan sahabat-sahabat lama waktu di SMA.
Berawal dari sebuah kesepakatan yang kami rencanakan dan rancangkan, sedikit pesimis bila saja semuanya tak akan berjalan sesuai harapan namun itu malah sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang dihadapi.

17 Agustus 2013
Selamat hari kemerdekaan republik Indonesia yang ke-68, jayalah selalu negeri dan bangsaku! satu darah, tanah pusaka, satu bangsa dan satu bahasa,biar berbeda-beda tetapi pada hakekatnya kita satu, dibawa naungan bumi pertiwi. MERDEKAAA!!!

Hari itu, tepat jam 5 pagi sebelum saya bertolak meninggalkan kota Yogyakarta, suasana sedikit adem dan ngantuk yang masih menyelimuti, seakan tak mau lari dari pikiran, tetapi dengan suatu tekat kemerdekaan yang utuh, saya memutuskan untuk beranjak dari tempat tidur dan bergegas, mandi dan packing!
Setelah semuanya selesai, saya menuju ke halte dan kemudia ke terminal giwangan sebelum akhirnya bertolak ke Purwokerto.
Singkat saja, kurang lebih 5 jam perjalanan yang saya tempuh sebelum akhirnya saya tiba di kota satria.

Tepat jam 12 siang, saya tiba di kota mendoan ini dan panas terik itu mebakar ubun-ubun, saya dijemput sama Vian, teman saya, setelah sampai ke rumah sebelum akhirnya saya tertidur karena sedikit kelelahan.
Kondisi tubuh yang masih kurang fit akibat setiap malam ku habisakan di Bar dan Clubbing, disertai flu, batuk dan radang yang menyerang, rasanya satu paket yang sempurna!
Dalam tidur, tiba-tiba ada yang mengejutkan ku dalam tidur dan wow ternyata Agus dan Jaelany, rasanya gembira sekali bertemu dengan 2 sahabat lama yang dalam kurung waktu yang cukup lama tak pernah jumpa, OMG! *we hug each others* ({})

Hari itu bertepatan dengan hari ulang tahunya Agus, Happy Birthday My Bro!!!
Seperti yang sudah direncanakan, kita masak bareng dan makan barang, oh indahnya!!!


Cheers!!!!


Waktu tak bisa diprediksikan, datang dan pergi begitu cepat. yang lalu belum tentu terulang lagi, yang terjadi sekarang belum tentu akan ada lagi di masa depan, apapun bentuk sang waktu, puji dan syukur saya hantunkan kepadan sang kesempatan yang selalu menyediakan waktu dan tempat, tak peduli dimana dan kemana, kita pergi kita bejumpa, kita tertawa dan kita bersedih, itulah hidup! nikmatilah!!!!

Rabu, 31 Juli 2013

Summer course


Easy come and easy go... time flies, everything has changed but I still missing you.
I gotta thank this summer course, I feel a little bit better now, that's because of both I got great grades and also the closeness to you.
Oh hey, this is very short story that I wanted to share but I really didn't have much time lately, I've been thinking about how to begin this but yeah let me try to tell it.
One day, I've been thinking about the right time, where I really want to have a special time and only for you, but it never comes, I never blame myself of this such of case, but I really feel so gloomy and trapped into the sorrow, it's alright, I've learnt to forget many things and just keep moving on.
I've got a lot of stuffs to do lately, must be more focus with my study, that's the most important to do, and now half of things were already done so well and oh I just can't stop smiling after viewing all my grades. I've been very exciting doing 10 essays and it's all been submitted on time, I share what I was thinking on it and expanse the writing and that made me feel so enjoy in writing.
In the end of this month, I just wanna say thank you for all cooperation and participation that has helped me, may God delegate His mercy and grace for all of you.

Jumat, 05 Juli 2013

Trapped


Jadi begini loh ceritanya, akhir-akhir ini saya udah terlalu baik buat orang-orang yang sepertinya gak pantas untuk dapatkan semua itu, tapi apa yang ku terima? NOTHING!
Silahkan aja kalo kamu menilai semua itu cuma modus, itu semua hak mu! but please think it over and over again, do you ever find a man like me? do you ever find a friend like me? i gave you everything i had and it's all so unconditional, you know!
Sometime you good enough for me but hey, sometimes you're such an asshole too! hey baby! what do you want from me? i just want you to stay here with me. I never mean neither to hurt and to bother you, thought!
Having a couple of days sitting next to you was the best moment ever in my life, you always come to my dream, i can see your face in every reflection, the sound of missing even if in the silence but the sound is so loud, hey honey, is this what we call love? oh no! you are too cool in handling the games, i just can say nothing at all. June and all memories have gone but i wanna thank this summer course because i feel closer and closer to you. I hope someday you'll realized that you will need me as a partner more that just a friend.
At least i want to say thank you for this such a fool game, i was trapped into deep and so hard to escape just like a genie in the bottle which was been trapped for all night long, for a century of lonely night.